TKI Taiwan kenalkan budaya melalui boneka lilin

Seorang Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Taiwan berinisiatif membuat kerajinan tangan berupa boneka lilin karet untuk mengenalkan budaya Indonesia ke kalangan internasional.

"Saya fokus ingin mengenalkan budaya Indonesia karena banyak budaya kita yang belum dikenal di Taiwan, padahal sebetulnya banyak warga Taiwan atau wisatawan di sana yang tertarik ingin ke Indonesia," tutur seorang TKI Fidiati saat ditemui dalam sebuah agenda di Kantor Ekonomi dan Dagang Taipei (TETO) Jakarta, Jumat.
[post_ads]
Wanita yang akrab dipanggil Pindi ini kerap membuat boneka lilin berkonsep lokal dengan bentuk antara lain penari tradisional atau pasangan pengantin adat Jawa.

Agar usaha pengenalan budaya nasional tersebut semakin efektif, Pindi kerap mengikuti pameran atau kegiatan kebudayaan di Taiwan untuk mengenalkan kerajinan tangannya tersebut.

"Menurut saya, melalui boneka seperti ini pengenalan budaya akan lebih menarik bagi pengunjung atau wisatawan. Saya juga ajak teman-teman sesama pekerja lainnya untuk membuat ini, kan bisa dijadikan pemasukan tambahan juga bagi mereka," kata Pindi yang kini memasuki tahun ke-8 bekerja di Taiwan.

Meski belum mencapai tahap komersil skala besar, namun dia berharap hasil olah kreativitasnya tersebut dapat diterima di kalangan dalam negeri dan bisa menjadi suvenir penarik pemasukan negara.
[post_ads_2]
"Saya ingin membuka usaha berdasarkan kemampuan yang saya miliki sekarang, membuka usaha bagi para mantan TKI dengan mengedepankan upaya pengenalan budaya Indonesia," pungkas Pindi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Ekonomi dan Dagang Taipei (TETO) Jhon Chen menilai apa yang dilakukan Pindi merupakan sesuatu yang sangat luar biasa.

"Pindi, menurut saya adalah duta besar akar rumput bagi Indonesia di Taiwan, dan itu sangat membantu tugas saya di sini. Dia yang menjembatani kami antara masyarakat Taiwan dengan warga Indonesia," kata Chen saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

Menurut Chen, upaya pengenalan budya yang dilakukan Pindi juga akan meningkatkan kualitas hubungan "people-to-people" antara Taiwan dan Indonesia.

Editor : Amar Ma'ruf
Sumber : Antaranews